Juknis FLS2N SMA 2020 di Masa Pandemi

Juknis FLS2N SMA 2020 di Masa Pandemi - Berikut adalah penjelasan tentang fls2n 2020 SMA tingkat provinsi yang tertuang dalam juknis atau buku pedoman fls2n tingkat provinsi jenjang SMA tahun 2020.


Dalam juknis fls2n 2020 disebutkan bahwa pelaksanaan festival dan lomba seni siswa nasional (FLS2N SMA) akan dilaksanakan secara daring (online) untuk tingkat provinsi dan nasional berkaitan dengan kondisi pandemi covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini.


Sedangkan untuk bidang lomba fls2n 2020 SMA adalah

  • Seni Pertunjukan : seni monolog, baca puisi,  tari kreasi,  vokal solo dan gitar solo.
  • Seni Penciptaan : seni kriya, komik digital, film pendek dan desain poster.


dengan tema besar fls2n jenjang SMA tahun 2020 "Berprestasi, Unggul, dan Mendunia" dan mengusung tagar #berprestasidarirumah



Mekanisme Seleksi FLS2N SMA 2020

Informasi terkait fls2n SMA 2020 dan Seleksinya dilakukan secara daring melalui laman Puspresnas dengan para siswa yang dapat mengunggah karyanya secara langsung melalui laman http://sma.pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/fls2n/


Waktu pelaksanaan atau tanggal penting yang perlu dicatat adalah

  • seleksi tingkat daerah dan nasional secara daring : 28 September - 4 Oktober
  • Informasi terkait seleksi perlombaan tingkat provinsi : bulan Agustus minggu ke 2 - 4
  • waktu pengunggahan karya : bulan Agustus minggu ke 3 - September minggu ke 2
  • Penjurian daring karya fls2n 2020 sma tingkat provinsi : bulan September minggu ke 3 - 4


dari timeline waktu diatas kita bisa mengira-ngira bahwa pengumuman fls2n 2020 daring jenjang sma akan muncul sekitar bulan september hingga oktober 2020, jadi jangan bertanya lagi pengumuman fls2n sma 2020 kapan.


Oya bagi daerah atau wilayah tempat peserta yang memiliki kendala seperti akses internet, sumber listrik, perangkat komputer/gawai yang tidak ada atau tidak memadai akan dibantu dan difasilitasi oleh dinas pendidikan provinsi melalui cabang dinas/upt/mkks dan sekolah agar dapat mengatasi masalah tersebut, untuk lebih rincinya silakan bisa dengan membaca berkas pedoman yang previewnya ada diatas.


Jumlah Peserta FLS2N SMA tingkat Provinsi Tahun 2020


Jumlah peserta fls2n bidang pertunjukan seperti lomba seni monolog, baca puisi, tari kreasi dan gitar solo masing-masing 1 peserta bisa putra ataupun putri, sedangkan  vokal solo dua peserta dengan 1 putra dan 1 putri. bidang penciptaan masing-masing 1 peserta untuk lomba seni kriya, komik digital, dan desain poster, sedangkan film pendek terdiri dari 2 peserta.


Jadwal Pelaksanaan FLS2N SMA tingkat Provinsi Tahun 2020


  • Sosialisasi pedoman ke provinsi : 1 - 16 Agustus 2020, 
  • FLS2N jenjang SMA Tingkat Provinsi : Agustus - September 2020, 
  • Pembukaan pendaftaran peserta fls2n jenjang sma tingkat provinsi : 17 agustus 2020, 
  • Peserta mendaftar dan mengunggah (upload) karya masing-masing ke aplikasi seleksi : 17 agustus - 12 september 2020, 
  • Penutupan pendaftaran peserta fls2n jenjang sma tingkat provinsi : 12 september 2020, 
  • Penilaian karya peserta oleh juri : 14 - 20 september 2020, 
  • Pengumuman pelaporan hasil seleksi fls2n jenjang sma tingkat provinsi kepada pusat prestasi nasional : 21 - 25 september 2020, 
  • FLS2N jenjang SMA tingkat nasional : 28 september - 4 oktober 2020


Teknis Pengiriman Karya

Dibawah ini akan sedikit saya rangkumkan tentang teknis yang diperlukan untuk masing-masing karya secara singkat, namun untuk lebih lengkap tetap perlu membaca berkas pedoman diatas.

  • Baca puisi : perekaman menggunakan kamera statis, durasi maksimal 10 menit, format MP4 (HD 720p), tindak boleh diedit dengan penambahan apapun, diupload di yutub dan kirim link
  • Gitar Solo : sama, hanya saja durasi 3 - 5 menit
  • Monolog : sama, hanya saja durasi 10 - 20 menit
  • Tari Kreasi : sama, hanya saja durasi 10 - 20 menit dan musik pengiring berformat mp3 dengan kualitas baik
  • Vokal Solo : sama, hanya saja durasi maksimal 12 menit
  • Desain Poster : ukuran A3, resolusi 72 dpi, portrait, format JPG, maksimal 5 MB, konsep diketik dengan jenis huruf TNR, 12pt, 1 spasi, maksimal 500 kata dengan format pdf.
  • Film Pendek : menggunakan kamera digital, format FHD 1920 x 1080, pengetikan konsep sama
  • Seni Kriya : membuat video presentasi konsep, bahan, alat, proses kerja (timelapse), teknik, hasil akhir karya dengan durasi maksimal 5 menit, video di unggah di laman puspresnas
  • Komik Digital : format webtoon (memanjang kebawah) lebar 800 pixel tinggi 20.000 pixel format jpeg 300 dpi 10 panel komik, format instagram lebar 2048 pixel tinggi 2048 pixel format jpeg 300 dpi 10 file

Sekian saja untuk artikel fls2n 2020 sma tingkat provinsi, semoga bermanfaat. Saya mau kerja dulu gengss ..

dan untuk menyimpan file pada preview diatas silakan :  Berikut ini

DIGITALY DISCUSSION Content Writing: From Hobby to Profession

DIGITALY DISCUSSION Content Writing: From Hobby to Profession - Ketinggalan sesi diskusi bersama Izzati Dwifitriani dari @rwetoday, Smart People? Simak wrap up singkatnya dalam post hari ini ya! Jangan lupa terus pantengin media sosial kami untuk event seru berikutnya! 😉 #digitalsociety #eventjogja #eventCfDS #wrapup #contentcreator #contentwriting


sumber @cfds_ugm didownload dengan instaview.me


Sebelum itu perlu kita ketahui terlebih dahulu bahwa RWE adalah singkatan dari Ruang Waktu dan Energi, yakni suatu perusahaan Digital Agency yang lokasinya terletak di Jakarta & Jogjakarta. Digital Agency ini mengelola sisi komunikasi digital dari berbagai brand nasional seperti Enduro, Fastron, Honda, Meditran, Semen Indonesia dan brand-brand terkemuka lainnya. Bagi kalian yang penasaran bisa langsung kepoin saja instagram mereka di @rwetoday.


Pemantik: Izzati Dwifitriani (Content Writer RWE Agency)

Rangkuman yang pertama membahas tentang content writer yang sampai sekarang masih sangat penting, terutama di masa pandemi seperti ini. Dimana banyak sekali usaha yang mulai mau tidak mau beralih ke digital, nah pada point ini pasti banyak tuh para pemilik usaha yang membutuhkan konten untuk usaha atau jasanya.

Sampai beberapa tahun mendatang, proyeksiku soal content writer tuh belum keganti sama software kok. Jadi tetap dilanjutkan saja dari sekarang belajar menulisnya. Apalagi gara-gara pandemi ini, banyak usaha yang harus beralih ke digital jadi tetap dibutuhkan banget tuh skill menulis konten buat usahamu sendiri.

Isi rangkuman yang kedua lebih kearah pada saat menjadi seorang content writer, fokus utama harus kepada membuat konten yang bagus, bukan kepada membuat konten yang viral. Viral hanya bonus, jangan sampai muncul kekecewaan karena terlalu berfokus kepada konten yang viral.

Buatlah konten yang bagus karena viral itu cuma BONUS. Dulu pernah ada content writer-ku yang tanya "Mbak bagaimana ya caranya bikin konten viral?" Aku jawab, "Bikin konten yang bagus saja dulu, viral belakangan. Nanti kalau ngejar viral terus, jadi kebiasaan. Kebiasaan kecewa kalau kontennya nggak viral"

Berikutnya ada pertanyaan tentang kecenderungan lebih memilih mana, kualitas atau kuantitas dalam membuat konten. Karena di jaman sekarang memasang ads sudah sangat murah jadi lebih baik fokus ke kualitas, baru ketika dirasa kontennya perlu mendapat perhatian lebih bisa di berikan boosting ads untuk memberikan traffic pengunjung pada konten tersebut.

Pertanyaan : Dalam hal mengoptimalkan konten untuk usaha/brand, kira-kira lebih baik mengandalkan kualitas konten atau kuantitas konten ya kak?

Jawaban : Kualitas atau Kuantitas? Kalo aku pribadi lebih pilih kualitas terus barengin sama ads. Mengejar kuantitas tuh capek. Mending bagusin kualitas kontennya terus boosting aja. Apalagi sekarang ads di Instagram bisa mulai dari 10 ribu aja kan. Jadi lebih baik konten sedikit tapi berkualitas dan ngena di audiensnya.

*copas url untuk mengunjunginya

BACA NOVEL GRATIS

Ingin baca novel gratis? Yuk ikuti Jam Baca Nasional di Cabaca. Unduh Aplikasinya sekarang di playstore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.git.cabacaapp
#cabaca #cabacaapp #novelgrati

Upacara HUT RI Online Apa bedanya?

Upacara HUT RI Online Apa bedanya? - Upacara 17 Agustus online? Gimana caranya ya? Simak dalam #Diginow hari ini yuk, Smart People! #digitalsociety #17agustus #CFDSdiginow #agustus #kemerdekaan #HUTRI


sumber @cfds_ugm didownload dengan instaview.me


Memasuki bulan Agustus 2020, pandemi Covid-19 belum kunjung berakhir. Peringatan HUT RI pun akan menjadi satu Iagi ajang yang pelaksanaannya dipengaruhi pandemi ini. Hari yang biasanya diisi upacara serta berbagai perlombaan ini tidak bisa dirayakan seperti biasa. Kira-kira bagaimana ya pelaksanaan upacara yang biasanya melibatkan berbagai kontak fisik serta mengundang berbagai elemen masyarakat ini?


Nah, untuk upacara di Istana Merdeka yang sudah menjadi tradisi tahunan sendiri, Sekretariat Negara RI ternyata sudah mengeluarkan sejumlah protokol baru untuk pelaksanaan upacara peringatan HUT RI, di antaranya dengan memindahkan beberapa aspek (termasuk kehadiran) ke platform online. Kira-kira apa lagl ya, yang berbeda?


  • 1. Hanya ada enam pejabat di Istana Merdeka (Presiden-Wapres, Ketua MPR, Menag, Kapolri, dan Panglima TNI)
  • 2. Selebihnya, pejabat negara mengikuti upacara secara online dari kantor masing-masing
  • 3. Hanya ada delapan anggota Paskibraka (dari cadangan tahun 2019)
  • 4. Tidak mengundang elemen masyarakat, namun ada kuota sebanyak 17.845 orang bagi yang ingin mengikuti upacara secara online dengan cara mendaftar di website Sekretariat Negara
  • 5. Penghentian aktivitas masyarakat untuk menghormati detik-detik Proklamasi yang ditandai bunyi sirene di seluruh Indonesia selama tiga menit; pukul 10.17-10.20 WIB


Bagaimana rencana pelaksanaan upacara HUT RI di daerah Smart People masing-masing? Jangan lupa untuk mengambil sikap sempurna selama tiga menit mulai pukul 10.17 hingga 10.20 WIB pada tanggal 17 Agustus 2020!


*copas url untuk mengunjunginya

BACA NOVEL GRATIS

Ingin baca novel gratis? Yuk ikuti Jam Baca Nasional di Cabaca. Unduh Aplikasinya sekarang di playstore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.git.cabacaapp
#cabaca #cabacaapp #novelgrati

Behind the Viral Directed by Robert B. Weide

Behind the Viral Directed by Robert B. Weide - Sering lihat video berakhiran "Directed by Robert B. Weide", Smart People? Siapa nih yang pernah mengira Robert B. Weide adalah karakter bohongan? Dari mana juga sih asalnya video meme ini? Simak dalam Behind The Viral kali ini, yuk! Swipe juga untuk lihat beberapa video meme yang viral, Smart People! #digitalsociety #CfDSBTV #viral #directedbyrobertbweide #robertbweide #videoviral #meme


sumber @cfds_ugm didownload dengan instaview.me


Sebagai pengguna media sosial, pasti kamu tak asing Iagi dengan video-video lucu berakhiran credit title "Directed by Robert B. Weide". Robert B. Weide bukanlah tokoh fiktif, Weide sudah lama bekerja di dunia sinema sejak tahun 1982. 


Namanya baru mulai dikenal banyak pecinta film sejak memproduksi Larry David: Curb Your Enthusiasm, sebuah serial komedi yang dirilis 16 Oktober 2000 lalu. Dari serial ini jugalah credit title "Directed by Robert B. Weide" dan instrumen musik yang banyak digunakan dalam video meme berasal.


Meski demikian, penyebaran awal video meme ini justru bukanlah berpusat pada Weide, melainkan pada instrumen musik "Frolic" yang digunakan pada ending serial TV ini. Salah satu meme paling awal dilakukan oleh YouTuber WTFTheater yang mengedit akhir film Se7en pada 2 Juni 2008. Selama beberapa tahun di internet, ending Curb The Enthusiasm menjadi tren meme baru di internet untuk situasi buruk.


Salah satu video meme paling berkesan dibuat pengguna Twitter @seinfeId2000 ketika Donald Trump memandu acara Saturday Night Live dengan Larry David (tokoh utama serial TV tersebut) menjadi tamu acara. Video ini telah mendapat 9.200 retweets dan 13.000 likes.


Menjelang tahun 2020, video meme Curb The Enthusiasm menjadi populer lagi dengan diawali credit title "Directed by Robert B. Weide". Weide sampai perlu menegaskan dalam wawancara dengan LA Times bahwa dia tidak ada hubungannya sama sekali dengan video meme yang beredar di internet meski banyak orang yang menyebutnya sebagai Raja Meme.


*copas url untuk mengunjunginya

BACA NOVEL GRATIS

Ingin baca novel gratis? Yuk ikuti Jam Baca Nasional di Cabaca. Unduh Aplikasinya sekarang di playstore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.git.cabacaapp
#cabaca #cabacaapp #novelgrati

Etika Mengunggah Foto Orang Lain ke Media Sosial

Etika Mengunggah Foto Orang Lain ke Media Sosial - Pernah mengunggah foto orang lain tanpa izin, Smart People? Baca dulu yuk tulisan singkat seputar "Etika Mengunggah Foto Orang Lain di Media Sosial" dalam post kali ini. 😉 Jangan lupa save dan share juga ya supaya semakin banyak yang mendapat info ini! #digitalsociety #etikamediasosial #mediasosial #foto #tips #socialmedia #sosmed #medsos


sumber @cfds_ugm didownload dengan instaview.me


Smart People pasti sering kan upload Foto teman atau orang lain ke media sosial atau sekadar Instastories? Hayoo yang sering begitu mana suaranya! tapi apakah teman-teman tau, bahwa mengunggah foto dengan menampilkan objek atau orang lain didalamnya memiliki etika yang harus dipahami dan ditaati? Simak penjelasan berikut ini

Ketika membahas tentang Unggahan Foto di media sosial, setidaknya terdapat dua UU yang berhubungan, yaitu 


  • Undang-Undang ITE 
  • Undang-Undang Hak Cipta 

Akan tetapi, hal-hal yang akan dibahas dengan kedua undang-undang tersebut bukanlah secara keseluruhan, melainkan hanya tentang bagaimana hukum atas unggahan foto yang menampilkan objek atau orang Iain.


Undang-Undang ITE 


Pasal 1 ayat (1) dan (4) UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE 


Dalam pasal ini dibahas bahwa foto yang diambil melalui kamera smartphone dapat dikatakan sebagai informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik apabila masih berbentuk elektronik (jika belum dicetak). 


Dari pasal ini kita perlu menyadari bahwa apapun foto yang berada di galeri kita merupakan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik. Kita sebagai pemilik dan pengguna smartphone bertanggungjawab secara penuh terhadap foto yang ada. 


Oleh karena itu, foto di galerimu adalah tanggungjawabmu


Undang-Undang Hak Cipta 


Pasal 12 dan 40 UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta 


Dalam kedua pasal ini, dapat dirangkum bahwa karya fotografi (meliputi semua foto yang dihasilkan dengan menggunakan kamera) dan potret (karya fotografi dengan objek manusia) merupakan ciptaan yang dilindungi oleh hak cipta. 


Lalu, segala jenis foto, baik untuk digunakan dalam hal komersil atau tidak, harus mendapatkan persetujuan dari objek atau manusia yang ada di dalam foto. 


Kenapa Harus?


Pasal 115 UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta 


Jika teman-teman memfoto orang lain tanpa izin, sebagaimana penjelasan sebelumnya, terdapat ancaman hukuman atau sanksi berupa sanksi denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) 


Jadi, Sudahkah Smart People Berhati-hati Ketika Mengunggah Foto ke Media Sosial? 


Sumber: LawGo, Hukumonline


*copas url untuk mengunjunginya

BACA NOVEL GRATIS

Ingin baca novel gratis? Yuk ikuti Jam Baca Nasional di Cabaca. Unduh Aplikasinya sekarang di playstore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.git.cabacaapp
#cabaca #cabacaapp #novelgrati

Recap Produk Riset CfDS UGM Bulan Juli

Recap Produk Riset CfDS UGM Bulan Juli - Simak yuk hasil riset @cfds_ugm Juli lalu, Smart People. Mulai dari fans K-Pop dalam gerakan #BlackLivesMatter, cashless di era new normal, sampai pentingnya keamanan digital di masa new normal. Baca tulisan lebih lengkap di bit.ly/cfdscommentaries ya 😉 #digitalsociety #risetCfDS #kpopstan #newnormal #kpop #digitalmovement #elearning


sumber @cfds_ugm didownload dengan instaview.me


#1 Twitter K-pop Stan Become The Unforeseen Ally to Black Live Matter: Is It The New Age of Digital Movement? 

Perdana Karim (Research Assistant) 


"..Artikel ini tidak akan berbicara tentang apakah kerusuhan pada aksi BLM ini dapat dijustifikasikan atau tidak, akan tetapi peneliti ini ingin mengingatkan kepada bahwa MLK pernah berkata "riot is the voice of the unheard". Namun, artikel ini akan berbicara tentang bagaimana Twitter telah membantu gerakan BLM menjadi gerakan sukses dengan Resource Mobilization Theory (RMT) sebagai analisisnya..." Commentaries


#2 Going Cashless in the "New Normal": Challenges for Indonesia's SMEs Mira 

Ardhya Paramastri (Research Assistant) 


"...penerapan transaksi tanpa tunai atau non-tunai merupakan suatu solusi yang dapat membantu UMKM bertahan. Meskipun demikian, penting artinya untuk melihat berbagai tantangan yang dihadapi sebagian orang Indonesia dalam memilih dan memutuskan penggunaan transaksi tersebut. Artikel ini akan mengeksplorasi lebih lanjut tentang faktor-faktor yang menjadi tantangan ini..." Commentaries


#3 The Possibility of E-Learning Methods in Replacing The Traditional Face to Face Education Learning Methods In New Phase of The Pandemic 

Samuel Giovanno Johanes Pasaribu (Research Assistant)


"...Bagaimanapun juga, metode ini telah ditentang sejak hanya dijalankan sebagai metode belajar mengajar yang dibalut dengan 'virtual fashion' tanpa ada kesiapan teknologi dan desain instuksi untuk mendukung metode pembelajaran ini, banyak ide mainstream dimana metode pembelajaran ini dilaksanakan dengan instruktur tunggal untuk menjangkau banyak pelajar, transfer tanggung jawab kepada pembelajar untuk mengambil alih kontrol dari proses pembelajaran telah menjadi kesalahan besar dalam metode ini dipandang secara sangat sederhana..." Commentaries


#4 "The New Abnormal?": How the K-pop Industry navigates within a concert-less world during the COVID-19 Pandemic 

Jasmine Noor (Research Assistant) 


"...Dengan adanya pandemi COVID-19 dan pembatasan perjalanan, ini telah merugikan industri K-Pop, apalagi dalam bisnis konser dimana event berskala besar telah dilarang oleh pemerintah. Menghadapi ini dan ketidakpastian dari konser offline di waktu dekat, industry K-Pop sedang mencari cara untuk menyelamatkan bisnis konser mereka dengan rnernbuat konser daring yang bisa dinikrnati pervernar dari ruma..." Commentaries


#5 New Normal for Crime: The Urgency of Better Internet Governance for Indonesia 

Irnasya Shafira (Research Assistant)


"...protokol kenormalan baru tidak hanya memanggil Indonesia bagian barat dan tengah. Protokol ini memanggil seluruh penjuru negara Indonesia untuk hidup lebih digital. Oleh karena itu, saya melihat suatu kekhawatiran bahwa para pelaku kriminal akan mencoba untuk mengekploitasi kesenjangan ini dengan memanfaatkan situasi hidup figital (fisik-digital) yang baru saja dinormalisasikan bagi seluruh masyarakat Indonesia..." Commentaries


BACA SELENGKAPNYA Dl : bit.ly/cfdscommentaries


*copas url untuk mengunjunginya

BACA NOVEL GRATIS

Ingin baca novel gratis? Yuk ikuti Jam Baca Nasional di Cabaca. Unduh Aplikasinya sekarang di playstore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.git.cabacaapp
#cabaca #cabacaapp #novelgrati